Kebebasan Finansial

Masuk Usia Pensiun, Asuransi Apa Saja yang Wajib Dimiliki?

Jika sekarang ini kamu berada di usia produktif, maka bekerjalah semaksimal mungkin untuk mendapatkan cuan dan menghasilkan passive income. Karena saat memasuki usia pensiun nanti, kamu hanya perlu menikmati segala hasil kerja keras selama ini.

Untuk bisa menikmatinya, tentunya kamu harus menyiapkan dana pensiun dan asuransi tentunya.

Kok harus ada asuransi di usia pensiun?

Kita nggak akan pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Apalagi jika sekarang kamu terlalu memforsir tenaga untuk bekerja dan mengabaikan kesehatan, tidak menutup kemungkinan kesehatanmu akan mengalami gangguan.

Barangkali gangguan tersebut tidak dirasakan sekarang tapi nanti saat tubuh sudah mencapai batas maksimal. Di saat itu jika tidak memiliki asuransi maka uang tabunganlah yang harus dikeluarkan untuk menutup segala biaya.

Jadi, asuransi bisa melindungi aset yang kamu miliki sekarang ini. Yup, fungsi utama asuransi itu melindungi dari hal-hal yang tidak diinginkan. Kelak, kamu nggak butuh dana tambahan apabila terjadi sesuatu pada aset yang dimiliki. Dan uang tabungan pun bisa aman.

Sampai di sini, bisa paham ya mengapa asuransi itu juga penting –selain dana pensiun- untuk dipersiapkan sejak dini?

Agar kamu lebih yakin akan pentingnya asuransi, di bawah ini akan dijelaskan pentingnya asuransi ketika masuk usia pensiun.

5 Alasan pentingnya asuransi saat usia pensiun

5 Langkah Merencanakan Dana Pensiun Pasangan Suami Istri

Dari survei Kompas, sekarang ini ada 60 juta perkerja formal, sayangnya hanya ada dua persen golongan pekerja yang memiliki perlindungan dari program pensiun. Ada gap sebesar 98% dengan yang tidak memiliki jaminan pensiun. Artinya, masih banyak masyarakat yang ternyata belum paham akan pentingnya asuransi di usia pensiun.

Inilah alasan pentingnya asuransi untuk dipersiapkan saat usia pensiun.

1. Proteksi untuk diri sendiri juga keluarga

Di artikel sebelumnya sudah di bahas tentang kapan usia pensiun. Untuk yang berada di usia produktif, harus bisa memperhitungkan sampai di umur berapa akan bekerja?

Bekerja selama mungkin hingga batas usia pensiun yang ditetapkan perusahaan atau negara itu memang jalan terbaik agar aliran dana terus mengalir sehingga kebutuhan pun bisa terpenuhi. Namun, sekali lagi kita nggak pernah tahu ke depannya seperti apa.

Memiliki asuransi, setidaknya akan menjamin segala biaya perawatan kesahatan misalnya. Kamu pun nggak perlu menyusahkan keluarga jika sesuatu hal buruk terjadi menimpa.

2. Menghindari terjadinya harta habis

Masyarakat umumnya beranggapan bahwa memiliki tabungan juga cukup untuk kesehatan di hari tua.

Sayangnya, fakta di lapangan menunjukkan uang tabungan justru habis untuk membayar semua biaya perawatan di masa tua. Jika tabungan sudah habis, bagaimana dengan kebutuhan sehari-hari? Bagaimana jika perawatan kesehatan sampai menyedot dana pensiun? Duh.

Kita nggak ingin hasil kerja keras selama puluhan tahun ludes tak bersisa dalam kurun waktu singkat, bukan? Ini bisa kamu hindari dengan melindungi diri dan keluarga dengan asuransi.

Memiliki asuransi, uang tabungan nggak akan habis dalam kurun waktu perawatan kesehatan hingga sembuh. Kalaupun terpakai setidaknya masih ada sisa yang banyak untuk kebutuhan hidup sehari-hari.

Menyiapkan Dana Pensiun di Masa Krisis

3. Mendapatkan santunan hingga meninggal dunia

Jika kamu mengikuti asuransi, kamu akan mendapatkan bantuan berupa uang santunan saat masuk usia pensiun hingga uang santunan saat kamu meninggal. Besaran santunan tergantung kesepakatan yang dilakukan dengan pihak asuransi di awal pengajuan.

4. Memacu diri agar lebih disiplin

Bekerja di usia produktif dengan gaji dua digit di depan bisa membuat kita menjadi individu yang konsumtif. Tiba-tiba saja daftar untuk beli barang-barang yang bisa dikatakan tidak terlalu dibutuhkan menjadi panjang. List liburan ke kota A, B, C pun dijadwalkan tiap bulan.

Well, tidak ada yang salah sih. Toh kita kerja juga demi diri sendiri dan juga keluarga. Tapi, penting banget kamu menyisihkannya ke investasi dan dana pensiun juga.

Segera alokasikan dana tiap bulan untuk diletakkan ke berbagai instrumen investasi, dana pensiun dan membeli asuransi. Jangan lupa untuk disisihkan di awal, ya karena yang namanya gaji itu selalu tidak bersisa. Betul?

5. Menikmati usia pensiun yang lebih bahagia

Ini adalah goals semua orang di seluruh dunia, menikmati usia pensiun yang lebih bahagia.

Pengin ya kan menikmati usia senja dengan pasangan di kota impian, bisa jalan-jalan tanpa harus takut uang habis. Bisa kok semua hal itu diwujudkan dengan dana pensiun dan asuransi.

Memiliki asuransi, kamu nggak perlu repot menyusahkan anak-anak membayarkan seluruh biaya perawatan. Dan bisa mencegah juga terjadinya sandiwch generation.

Dengan asuransi untuk usia pensiun, kamu lebih lega untuk menikmati hidup tanpa beban.

Selanjutnya, jika ingin menyiapkan asuransi untuk usia pensiun, jenis asuransi apa saja yang cocok untuk dibeli?

3 Jenis asuransi yang wajib dimiliki ketika masuk usia pensiun

usia pensiun 1

1. Asuransi kesehatan

Biaya kesehatan itu selalu berubah tiap tahunnya, tidak bisa diprediksi.

Jika dilihat kembali gaya hidup orang-orang zaman now yang serba praktis, kerja hingga larut, tidak berolahraga membuat tubuh rentan untuk teserang berbagai penyakit. Karenanya, asuransi kesehatan sangat penting dimiliki.

Ketika memasuki usia pensiun otomatis kamu tidak akan memiliki penghasilan tetap lagi per bulannya. Sedangkan, kamu butuh untuk memeriksakan kondisi kesehatan tiap bulan ke dokter. Belum lagi mesti membeli berbagai vitamin untuk kesehatan.

Biasanya sih tiap perusahaan sudah memberikan asuransi kesehatan dan BPJS Kesehatan bagi karyawannya yang preminya dipotong dari gaji. Namun, biasanya biaya perawatan kesehatan itu membutuhkan dana ekstra juga.

Tak ada salahnya jika kamu menambahkan asuransi kesehatan untuk perlindungan diri dan juga keluarga khususnya saat memasuki usia pensiun. Tidak perlu mengambil yang mahal, tapi pilihlah asuransi sesuai proteksi yang kamu butuhkan. Misalnya memilih apakah hanya perawatan saat berada di rumah sakit, rawat jalan atau semuanya.

2. Asuransi jiwa

Ini merupakan asuransi wajib untuk dimiliki ketika berkeluarga. Asuransi jiwa akan memberikan uang santunan ketika pemegang polis meninggal dunia atau mengalami cacat yang mengakibatkan tidak bisa bekerja.

Uang santunan bisa digunakan untuk berbagai hal seperti, biaya untuk pendidikan anak, pengganti uang bulanan, bisa juga sebagai warisan dan lain sebagainya.

Untuk premi asuransi jiwa biasanya terjangkau disesuaikan dengan skema pembayaran bulanan dan tahunan.

Adapun jenis-jenis asuransi jiwa yang perlu diketahui sebagai berikut:

  • Asuransi jiwa berjangka
  • Asuransi jiwa seumur hidup
  • Asuransi jiwa dwiguna
Asuransi Apa Saja yang Wajib Dimiliki Ketika Masuk Usia Pensiun?

3. Asuransi pensiun

Asuransi pensiun merupakan produk yang melindungi tertanggung dari berbagai risiko keuangan yang dialami ketika ia memasuki usia pensiun. Asuransi ini dikenal dengan sebutan Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK).

Biasanya premi dibayar per bulan dalam jangka waktu tertentu dan bisa dicairkan sesuai kesepakatan yang dilakukan antara pemegang polis dengan perusahaan asuransi. Dari sisi perusahaan asuransi, memiliki premi dan uang pertanggunggan yang bervriasi, namun pada umumnya batas maksimal proteksi hingga pemegang polis mencapai umur 100 tahun.

Premi dari asuransi pensiun ini bisa dibilang jangka waktunya panjang, bisa mencapai puluhan tahun, jadi nggak heran jika kelak uang santunan yang akan diterima pun besar juga.

Selain uang santunan, manfaat lain dari asuransi pensiun seperti lebih disiplin untuk menabung, adanya investasi karena dana dari asuransi diputar ke produk keuangan seperti sahan dan nantinya kamu akan mendapatkan imbal hasil, menjadi jaminan penghasilan di masa tua.

Kesimpulan

Semoga artikel ini bisa membantu kamu ya memahami pentingnya asuransi dan mulai menyisihkan dana untuk asuransi. Banyak kok asuransi sekarang ini yang preminya terjangkau, jadi jangan khawatir kalau kamu telat memulai. Karena sebenarnya nggak ada kata telat untuk hal ini.

Semangat selalu.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.