Equity

Apa Sih Beda Manajer Investasi dan Perusahaan Sekuritas?

Kadang investor pemula sering dibuat bingung oleh berbagai istilah baru begitu mereka mulai berkenalan dengan dunia investasi. Jangankan soal ARB, UMA, PBV, endebre endebrenya itu. Bahkan mereka pun sulit membedakan manajer investasi dan perusahaan sekuritas. Padahal keduanya memiliki peran yang berbeda dalam investasi, khususnya investasi di pasar modal.

Perusahaan Efek

tips memilih manajer investasi yang tepat untuk reksadana

Untuk tahu beda manajemen investasi dan perusahaan sekuritas, yuk, kita kenali dulu apa itu perusahaan efek.

Kalau dari situs resmi OJK, definisi perusahaan efek adalah pihak yang melakukan kegiatan usaha dan memiliki izin Otoritas Jasa Keuangan sebagai Penjamin Emisi Efek (PEE), Perantara Pedagang Efek (PPE), dan atau Manajer Investasi (MI). Sebuah perusahaan efek dapat berfungsi ketiganya sekaligus, bisa juga hanya salah satunya.

Efek adalah surat berharga, bisa berbentuk surat utang, saham, kontrak berjangka, derivatif, dan sebagainya.

Terdapat 2 jenis perusahaan efek, yaitu perusahaan sekuritas dan manajer investasi, atau yang sering disingkat MI. Nah, ini nih. Kadang ada yang bilang, perusahaan efek disebut juga perusahaan sekuritas, padahal perusahaan sekuritas merupakann jenis perusahaan efek. Lalu, banyak juga yang bingung antara manajer investasi dan sekuritas. Dibilang keduanya adalah perusahaan yang sama.

Yuk, kita lihat satu per satu.

Perusahaan Sekuritas

Mau Bebas Finansial Lebih Cepat? Miliki 7 Sumber Pemasukan Ini!

Sekuritas artinya adalah surat berharga, seperti yang ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Perusahaan sekuritas adalah pihak yang mendapatkan izin dari otoritas resmi—dalam hal ini OJK—untuk melakukan kegiatan usaha yang berhubungan dengan surat negara, sesuai dengan aturan yang sudah ditentukan.

Aktivitas bisnis perusahaan sekuritas meliputi:

1. Broker dealer

Sebagai pihak broker dealer, atau perantara transaksi efek, kegiatan sebuah perusahaan sekuritas adalah menjadi perantara jual beli surat berharga, baik yang dilakukan untuk kepentingan sendiri maupun pihak lain. Aktivitas ini boleh dilakukan di dalam maupun di luar bursa.

2. Underwriter

Sebagai underwriter, alias penjamin emisi efek, sebuah perusahaan sekuritas bertugas membantu calon emiten yang ingin melakukan initial public offering (IPO), atau penawaran umum saham perdana, dengan ataupun tanpa berkewajiban membeli efek yang tersisa dan tidak terjual.

Nah, buat kamu yang pengin berinvestasi dan trading saham, kamu mesti punya akun dulu di perusahaan sekuritas ini, baru kemudian bisa melakukan transaksi. Ingat ya, hati-hati dan waspada terhadap perusahaan sekuritas ilegal yang tidak berizin OJK. Mendingan berurusan dengan perusahaan yang memang sudah terdaftar, memiliki izin beroperasi, dan diawasi OJK, demi keamananmu sendiri.

Manajer Investasi

Apa Sih Beda Manajer Investasi dan Perusahaan Sekuritas?

Manajer investasi ini kalau dalam bahasa Inggris sering disebut dengan asset manager. Seperti namanya, manajer investasi merupakan perusahaan berbadan hukum PT yang mendapatkan izin untuk melakukan kegiatan pengelolaan investasi nasabahnya. Izin dari siapa? Tentu saja dari pemerintah melalui OJK, alias Otoritas Jasa Keuangan.

Populernya sih, manajer investasi ini merupakan perusahaan yang mengelola portofolio reksa dana sekelompok investor, yang terdiri atas warga masyarakat di mana pun mereka berada.

Layanan jasanya biasanya meliputi banyak aktivitas keuangan, of course, dari mulai analisis keuangan, memilih produk—dalam hal ini saham—sampai ke implementasi dan monitoring pergerakan nilai investasi yang sudah dilakukan.

Kegiatan yang dilakukan oleh manajer investasi meliputi:

Rule 72: Aturan Melipatgandakan Hasil Investasi yang Perlu Kamu Tahu
Hands are watering growing plants on coins amid blurred green nature background, financial concept and financial investment profit.
  • Mengelola portofolio efek nasabah berdasarkan kesepakatan bilateral dan individual sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh regulator pasar modal.
  • Mengelola portofolio kolektif milik sekelompok nasabah, sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan oleh regulator pasar modal.
  • Kegiatan-kegiatan lain yang sesuai dengan ketentuan pasar  modal.

Terdapat beberapa golongan aset yang bisa dikelola oleh manajer investasi, mulai dari obligasi, properti, derivatif, dan komoditi. Manajer investasi memperoleh fee alias imbalan dalam pengelolaan dana investasi nasabah yang dialokasikan ke berbagai jenis aset tersebut.

Aset-aset tersebut masing-masing memiliki karakteristik dan dinamika pasar yang tak sama, bahkan saling memengaruhi. So, kelihaian manajer investasi untuk meracik dan meramu portofolio akan sangat menentukan tingkat pengembalian yang bisa dicapai.

Jadi, adalah penting buat kamu untuk bisa memilih manajer investasi yang oke dan bereputasi, supaya dana investasimu bisa berkembang dengan optimal.

Lah, terus, gimana cara memilih manajer investasi yang oke ini? Sudah ada kok di blog ini, silakan diklik tautannya ya, kalau mau baca.

Kesimpulan

So, sudah jelas ya, apa beda manajer investasi dan perusahaan sekuritas, juga perusahaan efek. Manajer investasi dan perusahaan sekuritas memiliki peran yang berbeda, keduanya merupakan jenis perusahaan efek.

Jangan bingung lagi!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.