Kebebasan Finansial

Telat Merencanakan Pensiun? Ini 5 Trik untuk Boost Dana Pensiun

Apakah saat ini kamu sedang berada di kondisi telat untuk merencanakan dana pensiun? Telat di sini memiliki arti bahwa dengan usia yang mungkin sudah menyentuh kepala empat, kamu baru mengetahui betapa pentingnya dana pensiun itu. Jangan khawatir, jangan patah semangat. Bagaikan peribahasa yang mungkin pernah kamu dengar, “life begin at forty”, sebenarnya nggak pernah ada kata terlambat untuk mencapai sesuatu.

Pada usia 40-an, seseorang biasanya mulai menikmati karier yang sudah berada di puncak, sudah berkeluarga, dan juga memiliki anak yang beranjak remaja. Untuk kondisi finansialnya sendiri, bisa dibilang sudah cukup stabil.

Dan pada usia ini juga, pendapatan sedang banyak-banyaknya, sedangkan tanggungan utang jangka panjang sudah berkurang. Sebut saja seperti utang Kredit Pemilikan Rumah (KPR), kredit pemilikan mobil, dan utang lainnya. Sedangkan untuk dana pendidikan anak, sudah pasti tersedia dan sudah sangat siap juga. Begitu pula untuk dana darurat yang mungkin sudah sangat mencukupi untuk menutupi hal-hal yang mendesak.

Nah, mungkin, kamu termasuk tipe yang memang tidak terlalu memprioritaskan dana pensiun.

Salah? Enggak kok. Nggak salah total. Mungkin memang ada kondisi yang mengharuskanmu demikian.

Apa Itu Dana Pensiun?

Apa yang Perlu Kamu Tahu tentang Program Rencana Pensiun Perusahaan

Dana pensiun adalah uang ataupun dana yang sengaja dikumpulkan oleh seseorang dengan maksud dan tujuan untuk memberi manfaat bagi dirinya sendiri ketika sudah mencapai usia pensiun. Dana pensiun ini dapat dimanfaatkan untuk mencukupi kebutuhan seseorang pada saat masa pensiun tiba. Namun, tidak sedikit kalangan yang baru atau ingin mempersiapkan dana ini ketika sudah mencapai usia 40-an.

Dan dari sisi perencanaan keuangan yang baik, waktu yang ideal dan juga tepat untuk mempersiapkan dana pensiun adalah sejak usia muda. Namun nyatanya, banyak yang berpikiran bahwa masa pensiun masih terlalu jauh untuk dipersiapkan. Dan alhasil, masih banyak pula orang yang menunda untuk mengumpulkan dana pensiun. Padahal, jika dana pensiun tidak dipersiapkan sejak dini, akan membuat terbukanya risiko gagal untuk mewujudkan masa pensiun yang sejahtera.

Dikutip hasil riset dari Transmerica Institute, sebuah lembaga yang berkutat di jasa simpanan masa pensiun di Amerika Serikat, generasi X yang saat ini sudah berusia 40-an tahun mengumpulkan uang pensiun yang lebih sedikit dibandingkan generasi sebelumnya Baby Boomers.

Berdasarkan hasil riset yang diambil pada 2017 itu, rata-rata uang simpanan dari generasi X “hanyalah” sebesar USD 69 ribu (Rp991.809.450). Nilai tersebut masih berada di bawah uang simpanan generasi Baby Boomers yang bernilai USD 147 ribu (Rp 2.112.985.350).

Walaupun memang generasi X memiliki simpanan yang lebih besar dibandingkan dengan generasi milenial yang kini berusia kepala dua dan juga tiga. Namun, persiapan dana yang minim akan mengancam seseorang jatuh dalam kondisi keuangan yang buruk pada saat masa pensiun ataupun tidak lagi produktif. Semua orang pasti tidak menginginkan hal tersebut terjadi bukan?

Cara Boost Dana Pensiun

80% Rule: Berapa Biaya Hidup yang Dibutuhkan di Masa Pensiun?

Lalu, apakah saat ini kamu termasuk dalam kelompok usia kepala empat yang galau akan persiapan pensiun yang ternyata jumlahnya masih kurang memadai? Jika iya, maka tak perlu patah semangat dan bersedih.

Saat kamu menyadari bahwa kebutuhan untuk pensiun kamu masih terlampau jauh, itu pun sudah cukup. Dengan begitu kamu akan lebih bersemangat untuk menutupi kekurangan tersebut dengan lebih keras lagi. Untuk itu, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk membuat dana pensiun yang kamu miliki mencapai nilai yang kamu butuhkan dengan cepat walaupun usia kamu saat ini sudah 40-an tahun. Simak cara lengkapnya berikut ini.

1. Ketahui Kondisi Finansial Kamu

Menyiapkan Dana Pensiun di Masa Krisis

Step pertama yang perlu kamu lakukan sebelum boost dana pensiun adalah mengetahui tentang kondisi dan posisi finansial kamu saat ini. Lakukan pengisian data neraca keuangan yang kamu miliki, dan ketahui nilai total aset yang kamu miliki saat ini. Jangan lupa catat juga total kewajiban atau utang yang masih ada.

Pada usia yang sudah kepala empat ini, tanggungan atau utang seperti KPR mungkin sudah selesai atau hanya tinggal sedikit lagi. Namun, apabila beban utang KPR ini ternyata sudah lunas dan tuntas, maka hal ini akan menjadi hal baik untuk persiapan dana pensiun kamu.

Tidak memiliki tanggungan atau utang tentu saja memberikan kamu keleluasaan dalam berbagai hal. Ada baiknya, tabungkan uang tersebut atau menginvestasikan pada instrumen investasi berjangka menengah-pendek. Sebut saja seperti Reksadana ataupun Obligasi.

2. Gaya Hidup Tak Perlu Berlebihan

dana pensiun 1

Mungkin kamu yang di usia 40-an berpikir, bahwa dengan usia saat ini yang memiliki karier di puncak, serta pendapatan maksimal, maka sudah selayaknya punya gaya hidup yang disesuaikan. Namun perlu kamu ingat, gaya hidup bisa jadi merupakan salah satu faktor terbesar beratnya kehidupan di masa pensiun, kalau enggak sesuai kemampuan.

Jadi, apa salahnya jika kamu menurunkan gaya hidup apabila hal tersebut dapat membantu kamu menyiapkan masa pensiun yang lebih baik lagi? Dengan menurunkan gaya hidup, bukan berarti kamu mengubah semua kebiasaan yang kamu lakukan selama ini.

Kamu bisa mulai menurunkan gaya hidup dengan meminimalkan hal-hal yang kurang penting. Sebut saja seperti mengurangi nongkrong di cafe yang mungkin sebelumnya empat kali satu minggu, menjadi satu kali saja dalam satu minggu. Hal sekecil ini mungkin tidak akan dirasakan secara langsung manfaatnya, namun ketika masa pensiun tiba maka kamu akan bersyukur sudah menurunkan gaya hidup kamu saat usia 40-an.

3. Coba Buka Bisnis

dana pensiun 2

Nah, buat para pekerja nih. Setelah puluhan tahun menjadi seorang karyawan yang memilki penghasilan yang mungkin rutin, tetapi cukup sulit untuk dikembangkan, maka kamu boleh mencoba sesuatu hal yang baru pada usia kepala empat ini.

Bisnis adalah sesuatu hal yang perlu kamu coba agar dapat mencapai dana pensiun yang diinginkan dengan cepat.

Walaupun memang bisnis itu bukan hal yang mudah; butuh nyali, modal, dan energi yang besar—terutama jika memang baru dirintis. Namun, dengan bisnis ini kamu akan memiliki kesempatan yang lebih besar baik untuk mengembangkan skill dan juga penghasilan.

Walaupun kamu tidak berani untuk full banting stir, tapi, misalnya, kamu masih coba untuk memiliki bisnis sampingan. Dengan begitu, kamu akan memiliki penghasilan yang lebih banyak, tak hanya dari satu pintu saja.

Dengan demikian, kamu bisa memanfaatkan pendapatan ini untuk menambah kebutuhan dana pensiun yang kamu inginkan.

4. Lakukan Investasi

Telat Merencanakan Pensiun? Ini 5 Trik untuk Boost Dana Pensiun

Pada usia 40-an tahun, maka diperkirakan waktu pensiun kamu akan datang kurang lebih 15 tahun lagi. Apabila kamu hanya memanfaatkan produk tabungan bank untuk mengumpulkan dana pensiun, maka kamu akan kesulitan mengejar laju inflasi yang akan menggerus uang kamu.

Maka dari itu, cobalah untuk memulai investasi dana pensiun. Kenapa harus investasi? Hal ini dikarenakan kamu akan memiliki peluang dapat mengembangkan dana lebih jauh di atas inflasi. Apabila dengan menabung di bank laju pertumbuhan sebesar 1 hingga 2%, maka dengan kamu berinvestasi melalui instrumen investasi yang sesuai, maka bisa saja pengembangan dananya di atas 10% per tahun.

5. Mundurkan Waktu Pensiun Kamu

7 Faktor yang Memengaruhi Penentuan Perencanaan Dana Pensiun

Apabila langkah sebelumnya ternyata masih belum bisa membantumu untuk mencapai target dana pensiun yang diinginkan, ada baiknya kamu mundurkan waktu pensiun kamu. Apabila pada awalnya kamu memiliki target usia 55 tahun ingin pensiun, maka ubahlah menjadi 60 tahun.

Dengan kamu memundurkan waktu pensiun kamu, maka kamu bisa lebih mengoptimalkan lagi proses pengumpulan dana pensiun hingga akhirnya dapat mencapai nilai yang dibutuhkan.

So, dengan niat yang baik dan menjaga konsisten, maka dana pensiun akan didapatkan walaupun usia kamu sudah menyentuh kepala empat.

Semangat yah!

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.