Alternatif

Membahas Investasi di Masa Pandemi Bersama Prudential Indonesia

Pada kesempatan Webminar acara “Media & Bloggers Gathering bersama Prudential Indonesia – Investment Highlight and Market Outlook 2020” gue diundang untuk mengikuti pas hari Selasa, 16 Juni maren. memberi gue sudut pandang lain mengenai investasi di masa pandemi dan kinerja investasi pada produk asuransinya. Apalagi ditengah kondisi pandemi seperti saat ini, yang mana menurut gue no one knows when the end of this nightmare (Pandemi Covid-19).

 

Prediksi Pemulihan Ekonomi

Diacara ini dipaparkan secara jelas, bagaimana kira-kira perkembangan Pandemi Covid-19 ini, dan nasib ekonomi kita seperti apa. Dan inilah sudut pandang dari Eastpring Investment Indonesia (Eastpring Indonesia) yang merupakan salah satu Manajer Investasi terbesar di Indonesia yang dipercaya mengelola investasi Nasabah Prudential Indonesia, menurut mereka ada beberapa prediksi bentuk pemulihan Pandemi Covid-19 dengan ekonomi kita, diantaranya:

investasi di masa pandemi 2

 

Bulan Maret 2020 saat diumumin Pasien 1 dan Pasien 2 di Jakarta, gue berpikir bahwa hal ini ga akan berlangsung terlalu lama, sama halnya seperti kasus H5N1 di tahun 2012, bahkan beberapa orangpun memprediksi hal yang serupa.

Dengan WHO mengumumkan di bulan Maret 2020 bahwa Covid-19 ini merupakan Pandemi Global, maka prediksi pemulihan bentuk “V” untuk ekonomi semakin kecil, dan ya… menurut sudut pandang Eastpring Indonesia bentuk pemulihan “U” yang lebih memungkinkan saat ini dengan didukung pemerintah dalam memperlambat penyebaran virus, efeknya beberapa sektor yang terdampak diantaranya konsumsi, bisnis kecil, dan beberapa perusahaan yang memiliki tingkat hutang yang tinggi.

Ya apapun kondisinya kita berharap kondisi ini akan cepat berlalu, “Badai pasti berlalu”

Sepanjang tahun 2019 market Indonesia maupun global santer dibayang-bayangi Trade War Amerika vs China. Belum juga nightmare itu selesai sekarang disambung lagi dengan Pandemi Covid-19 ini, belum lagi drama-drama dalam negeri kita sendiri beberapa kasus perusahaan Asuransi, Manajer Investasi, yang makin membuat Pasar Modal bukan hanya terkoreksi… tapi nyungseepp…seppp..seepp.. sedih gue.. tos dulu lah yang ngerasain hal yang sama… hahaha…

But behind that, nyatanya beberapa produk-produk investasi menghasilkan return positif ditengah investasi di masa pandemi. Bahkan ini produk unitlink looh, yang biasanya kita acuhkan, bagai anak tiri ada tapi tak dianggap.. Hahaha.. Jangan gitu ya gaess… Penting buat kalian-kalian yang udah punya produk unitlink juga perlu diperhatiin, Dengan kesempatan ngikutin webminar bareng Prudential & Eastpring Indonesia, yang biasanya gue cuma perhatian dengan ngelola investasi reksadana, disini gue diingatkan lagi tentang tips ngelola duit dan perkembangannya unit link.

 

Investasi di Masa Pandemi

Perlu disimak dulu nih yang gue rangkum dan sisipin juga tips-tips dari para ahli Prudential & Eastpring Indonesia untuk investasi di masa pandemi. Saat kondisi sulit masa-masa Pandemi seperti ini kita harus tetap objektif

1. Review kembali profil risiko.

Penting untuk kita review kembali masalah profil risiko, jangan sok bilang ‘gue orangnya high risk high return (agresif) pas diuji -15% langsung eemmm…. “cairin aja deh… nanti beli lagi kalau kondisi uda lebih pasti…” justru hal-hal yang seperti ini yang bisa bikin kalian salah pilih produk investasi akibatnya tujuan investasi kalian gak kecapai atau lambat kecapai. Jadi ya harus di cek dulu, siapa tau pas kalian bilang “gue orangnya high risk high return” kayak tadi nyatanya kalian tipenya konservatif, kalau -15% kalian bisa bilang udahhh cairin aja dulu.. nah kalau -20% atau bahkan -30% apa gak sayang sama jantungnya.. :P. Jadi penting ya gaeess kenali diri kalian sendiri terutama urusan risiko. Risiko itu sama halnya orang makan cabe.. tipe pedesnya masing-masing orang beda-beda, ada yang suka pedes bangett.. ada yang suka ya pedes biasa… Risiko investasi juga seperti itu, kalian bisa tolerir di level yang seperti apa

2. Cek lagi pencapaian tujuan investasi kalian.

Tentukan tujuan kalian, tujuan investasi ini harus jelas Apa?, Berapa lama waktu yang diperluin untuk capai? Bagaimana caranya? tentunya harus yang realistis ya.. jangan diawang-awang, kayak orang halusinasi, imajinasi, akhirnya malaa basi.. :D. Kalian juga perlu review lagi tujuan investasi kalian, dengan kondisi saat ini karena banyak yang merubah haluan disaat-saat ekonomi sulit. Dan gue berharap kalian gak plin-plan apapun kondisinya. Apa yang sudah kalian set-up diawal jangan sampai patah arang ditengah-tengah kondisi sulit. Mereview kembali artinya “sudah sesuaikah kondisi saat ini dengan instrument investasi pilihan kalian dengan jangka waktu yang kalian punya untuk mencapai tujuan kalian? Lalu harus bagaimana?”. Review juga hal yang penting untuk penyesuaian investasi dengan jangka waktu yang dipunya, yup rebalancing strategi perlu dilakukan saat market berfluktuasi, diversifikasi produk itu penting dan tentunya yang sesuai dengan profil risiko kalian. Disini kalian juga harus tau produk-produk investasi yang kalian pilih sebagai strategi diversifikasi.

3. Tetap tenang

Disaat semua orang panik melihat kondisi pasar yang bergejolak, kondisikan kalian tetap tenang, ingat kesehatan itu nomor satu, panik akan memicu kerja jantung lebih cepat, adrenalin meningkat, dan memicu stress… ehh.. gue bukan ahli kesehatan, tapi ya itu yang gue rasakan saat panik. Saran gue jangan panik kalau belum punya proteksi jiwa dan kesehatan. Intinya uang bisa dicari kalau kita dalam kondisi sehat walafiat, Stay safe stay healthy ya gaess… :D.

4. Tetap berinvestasi dengan ambil kesempatan

Ini pun yang sering gue ingatkan ke kalian, kondisi Pandemi ini yang mengakibatkan market bergejolak, ketika banyak investor asing yang keluar dari Pasar Modal yang mengakibatkan terkoreksinya pasar, justru hal ini yang menjadi kesempatan untuk kalian mendapatkan diskon besar-besaran di instrument pasar Modal.

Hal ini juga yang diambil oleh para investor korporasi seperti Prudential Indonesia dan Eastpring Indonesia, siapa yang gak tau dua-duanya merupakan salah satu market leader di Asuransi Jiwa dan Manajer Investasi di Indonesia. Dengan total dana kelolaan Prudential Indonesia di tahun 2019 mencapai Rp 74.5 Triliun, dan total dana kelolaan Eastpring Indonesia mencapai Rp 20.61 Triliun.

Siapa yang sangka sepanjang tahun 2019 seperti yang gue jelasin tadi, saat market bergejolak dan IHSG hanya mampu tumbuh 1.7%, banyak orang-orang yang mempercayai “Cash is a King!” disini ternyata produk-produk investasinya Prudential Indonesia yang flagship dan ada di unitlinknya menghasilkan kinerja positif, beberapa diantaranya:

 

kinerja investasi unit link prudential Indonesia

2 (dua) dari 9 (sembilan) produk flagship nya Prudential Indonesia berjenis pendapatan tetap yaitu Prulink Dollar Fixed Income Fund kinerja sepanjang tahun 2019 mencapai 13.21% dan Prulink Rupiah Fixed Income Fund mencapai 11.17%, jenis investasi pendapatan tetap memang outperform sepanjang 2019 bahkan sampai sekarang ya kisaran yield obligasi pemerintah Indonesia – 10 Th sekitar 7.19%, ini juga pernah gue bahas di IG story, check di Highlight Story mengenai konsep yield. Jadi untuk produk jenis ini yang menurut perhitungan gue rata-rata imbal hasilnya sekitar 11% dan produk investasinya Prudential yang jenis pendapatan tetap ini dengan hasil 11.17% – 13.21% per tahun buat gue ini cukup baik. Karena memang untuk produk pendapatan tetap yang mayoritas isinya merupakan obligasi, sedang naik daun pada investasi di masa pandemi, kenapa? Investor tentu nyari yang safe haven donk..

investasi di masa pandemi 3 

Yang lebih menarik lagi adalah produk yang jenisnya saham, gue ambil dua teratas ya.. yaitu Prulink Rupiah Global Low Volatility Equity Fund dan Prulink Syariah Rupiah Asia Pacific Equity Fund yang bisa menghasilkan return 13.73% dan 11.25%, kok bisa ya… IHSG aja cuma 1.7% inilah enaknya investasi dikelola oleh lembaga professional seperti Prudential Indonesia & Eastpring Indonesia, scope diversifikasi investasinya yang luas menjadikan mix match portfolio menjadi lebih mudah, dengan dana kelolaan sebesar itu, pastinya gak hanya invest di market Indonesia aja, tapi juga market luar, dan kenapa bisa outperform ternyata portfolio mereka 45% ada di sektor teknologi, yang mana selama Pandemi Covid-19 ini aturan mengenai WFH, pembatasan keluar rumah, menjadikan penggunaan internet, dan hal-hal yang berbau teknologi meningkat. Kembali lagi seorang manajer investasi yang sudah bermain di market global lebih kaya akan pilihan-pilihan instrumentnya, dan semakin banyak strategi investasi untuk menjadikan portfolio tumbuh positif.

 

Opsi Yang Lebih Besar

Nah bagi kalian yang suka bingung mau investasi apa, gak ngerti harus pilih yang mana, kondisi pasarnya akan seperti apa, udah jangan pusing lagi, kalian bisa percayakan kepada ahlinya yaitu perusahaan Investasi. Tentunya memilih Manajer Investasi yang terbaik dan memiliki pengalaman yang lebih serta pertumbuhan dana kelolaan yang signifikan yang harus kalian perhatikan.

Jadi setelah mendengarkan Webminar dari Prudential Indonesia featuring Eastpring Indonesia gue merasa Asuransi dan Investasi di masa Pandemi Covid-19 memberikan gue opsi lebih banyak, gak hanya dari sisi investasi yang sudah dipaparkan kinerjanya, dari sisi kesehatan juga gue merasa terlindungi apalagi dengan proteksinya Prudential ini yang mengcover Covid-19, yah namanya juga berjaga-jaga ya gaes… sedia paying sebelum hujan. Punya asuransi sebelum sakit. Stay Safe, Stay Healthy, Stay Wealthy.

 

*Disclaimer: Penulisan merupakan Artikel berbayar, namun Pemikiran dan opini berasal dari penulis pribadi berdasarkan pengalaman yang didapatkan.

 

One Response

  1. Ardiba July 5, 2020

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.