Kebebasan Finansial

Pengeluaran Uang di Masa Pensiun Lebih Sedikit? Yakin?

Sering kali, yang ada, kita tuh nggak aware akan kehidupan kita nanti ketika sudah pensiun. Akui saja, banyak dari kita beranggapan, bahwa pengeluaran uang kita nanti bakalan menurun atau berkurang setelah kita masuk ke masa pensiun. Ada banyak pos yang bisa dikurangi soalnya.

Misalnya, pos traveling mungkin sudah nggak ada. Cicilan KPR juga sudah lunas (harapannya. Amin!). Dana pendidikan anak juga sudah nggak ada lagi.

Benarkah demikian? Ataukah, hal itu hanya mitos belaka? zoom in zoom out Silet akan membahasnya dengan tajam! Yeah.

Hidup di Masa Pensiun

pengeluaran uang 1

Ya, kalau dilogika memang bener. Banyak tanggungan yang sudah tidak harus ditanggung lagi saat kita sudah masuk masa pensiun. Tapi, kalau pengeluaran berkurang, hmmm …

So, agar masa pensiunmu lebih terencana dengan baik, kamu bisa mulai merencanakan pengelolaan keuangan untuk masa pensiun sedini mungkin. Biaya hidup di masa pensiun nanti juga harus kamu sesuaikan dengan standar hidupmu, apalagi jika kamu tinggal di kota besar. Pasalnya, biaya hidup akan sangat berbeda jelas jika kamu tinggal di kota besar dibanding daerah lain yang jauh dari kota.

Menurut Ron Carson, founder Inc 5000 yang tulisannya pernah dimuat di Forbes pada akhir bulan September tahun 2020 kemarin, di masa pensiun akan ada beberapa pengeluaran uang (biaya) yang meningkat dari biasanya. Nah, apa sajakah itu? Yuk, simak berikut ini!

Pengeluaran Uang yang Bakalan Terjadi di Masa Pensiun

Pengeluaran Uang di Masa Pensiun Lebih Sedikit? Yakin?

1. Kesehatan

Menurut Ron Carson, pengeluaran uang untuk biaya kesehatan akan menjadi pos paling banyak mengalami peningkatan di masa pensiun nanti. Pasangan dengan usia 65 tahun setidaknya membutuhkan biaya 295.000 dolar AS, atau sekitar Rp4,4 miliar untuk perawatan kesehatan di tahun 2020.

Ada beberapa faktor yang mendorong adanya kenaikan biaya kesehatan di masa pensiun. Salah satunya ya, karena usia, biasanya kita juga mengalami penurunan fungsional organ tubuh. Sudah gampang sakit, meski dibantu dengan asuransi kesehatan, tetapi bakalan ada titik ketika kita juga harus punya biaya pengobatan dan perawatan kesehatan sendiri.

Seenggaknya, untuk menyediakan makanan sehat untuk diri sendiri, kan nggak bisa diklaimkan asuransi. Padahal ya, makanan sehat itu nggak murah juga loh.

Belum lagi soal kenaikan biaya perawatan kesehatan yang terus melebihi tingkat inflasi umum, dan juga premi perawatan kesehatan yang tinggi untuk para pensiunan dini.

Solusi Menghemat Pengeluaran Kesehatan:

Mulailah dari sekarang untuk memahami, mengerti, dan menghitung biaya kesehatan untuk masa tua nanti. Dengan menabung dan menganggarkan biaya kesehatan untuk masa pensiun akan menjadikan kita merasa lebih aman secara finasial. Kamu bisa menjalani hidup sehat dan olahraga, karena hal ini adalah kunci agar kamu tidak terkena penyakit atau sakit tertentu yang terlalu serius dan akan membutuhkan dana banyak dalam berobat.

2. Tempat Tinggal

Salah satu pengeluaran uang terbesar di masa pensiun adalah biaya rumah. Begitu kata Ron Carson.

Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat (AS), para lansia membayar biaya rumah rat-rata 3.800 dolar AS sebulan. Nominal ini lebih tinggi dibandingkan semua kelompok umur yang hanya membayar biaya rumah sebesar 1.322 dolar AS. Pengeluaran uang untuk biaya rumah ini akan naik dua sampai tiga kali lipat jika tinggal di negara bagian yang biaya hidupnya lebih mahal seperti New York, Los Angeles.

Kalau di Indonesia, gimana? Kadang, kita akan butuh perawat lansia untuk membantu aktivitas sehari-hari di masa tua. Misalnya, memutuskan untuk tinggal di panti wredha, itu juga ada biayanya. Nah, sudah dihitung belum?

Solusi Menghemat Pengeluaran Uang untuk Tempat Tinggal:

Ya, lagi-lagi harus dianggarkan. Jika memang tidak perlu harus tinggal di panti wredha, ya nggak masalah. Mungkin nggak harus tinggal di kota besar selagi pensiun nanti, ya nggak? Jadi, putuskan, hendak menghabiskan masa pensiun di mana? Lalu, buat rencana yang sesuai.

pindah ibukota

3. Traveling dan Hiburan

Meskipun sudah pensiun, bukan berarti lansia cuma bisa tinggal di rumah saja. Pasti bosan sekali kalau hanya tinggal di rumah tanpa melakukan sesuatu yang berarti.

So, kalau kamu berencana untuk juga berlibur atau sekadar jalan-jalan di masa pensiun nanti—meski nggak sejauh kala masih muda, maka kamu harus siapkan anggarannya juga.

Sebelum pandemi COVID-19 ini, survei AAA menemukan bahwa orang Amerika berusia 60 ke atas mempunyai rencana akan menghabiskan lebih dari 6.600 dolar AS atau Rp 95 juta untuk perjalanan liburan (4 sampai 5 perjalanan) pada tahun 2019.

Ini juga belum termasuk hiburan. Misalkan, ya pengin sesekali menginap di rumah anak-anak, kangen sama cucu, ya kan? Nah, jangan sampai membebani anak-anak kita. Kita mesti bisa mengurus diri kita sendiri, bahkan kalau mungkin sekali dua kali jajanin cucu. Ya kan? Biasanya sih gitu kalau orang Indonesia.

Solusi Menghemat Pengeluaran Uang untuk Traveling dan Hiburan:

Banyak hotel dan beberapa maskapai penerbangan menawarkan diskon untuk traveler lansia. Naik kereta api saja, ada diskon khusus untuk lansia. Lumayan tuh, dimanfaatkan.

Tapi, meski diskon, teteup jumlahnya ya enggak bisa banyak. So, cek dulu semuanya, dan buatlah anggaran yang sesuai. Prinsipnya teteup: jangan melebihi kemampuan finansial sendiri.

4. Makanan

Sejak tahun 2008 harga makan rata-rata telah naik 32%, dan sudah pasti akan terus naik. Karena inflasi itu nyata.

Apalagi setelah terkena pandemi COVID-19, biaya pangan mungkin akan mengalami kenaikan, lamtaran produsen atau penjual harus mengeluarkan biaya tambahan untuk biaya keamanan makanan dan kesterilan makanan dari bakteri atau virus.

Begitu juga dengan makanan di restoran, kemungkinan harga di menu akan naik. Hal ini dikarenakan pemilik restoran harus mengeluarkan biaya untuk protokol kesehatan yang lebih ketat dan aman untuk customernya.

Solusi Menghemat Pengeluaran Uang untuk Makanan:

Pengeluaran uang untuk makanan ini bisa sangat besar di masa pensiun. Coba pilah makanan yang sehat dan tidak untuk kamu konsumsi. Memang tak semuanya mahal kok, cuma kita perlu ulik supaya bisa mendapatkan yang sesuai dengan kebutuhan, pun terjangkau untuk kantong.

dana pensiun

5. Hobi

Pensiun sering kali berarti kita harus menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, terutama pada siang hari. Pastinya, butuh kesibukan. Ya kan?
Hobi biasanya menjadi “pelarian”. Ada hobi yang memang tanpa modal, tapi tak kurang banyak para pensiunan yang punya hobi mahal.

Solusi Menghemat Pengeluaran Uang untuk Hobi:

Untungnya menjadi pensiunan itu memang punya banyak waktu luang, tetapi energi ya terbatas. Jadi, melakukan hobi sih boleh saja. Tapi ingat juga, jangan kecapekan. Kalau perlu belanja untuk hobi, pastikan membeli sesuatu dengan penawaran menarik dan harga terbaik. Jadi manfaatkanlah itu, ya.

Nah, kamu sudah membaca tentang 5 pengeluaran uang yang berpeluang meningkat di masa pensiun nanti.

Selagi kamu bisa menikmati masa pensiun, kamu juga harus memperhatikan pengeluaran uangmu. Kamu bisa mulai dari sekarang untuk menghitung lalu merencanakan dana pensiun.

Selalu tetapkan juga anggaran untuk suatu pos-pos tertetu dalan tujuan keuanganmu dan kurangilah pengeluaran untuk hal yang tidak perlu.

Selain itu, kamu bisa meluangkan waktu untuk menemukan penawaran menarik dengan harga terbaik untuk perjalanan dan aturlah biaya kesehatan dan juga untuk makanan sehari-hari.

Semoga bermanfaat!

One Response

  1. Ninjakura January 18, 2021

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.