Kebebasan Finansial

3 Cara Menggapai Pensiun Dini (dan Sedikit Curhat) ala Slave Berdasi

Blog Slaveberdasi ini dibuat berawal dari rasa frustasi penulis pada dunia kerja. Dan juga oportuniti pada bisnis startup investasi di Indonesia yang menurut penulis sangat besar peluangnya.

boss day

Dari sisi personal penulis bosan terus–terusan menjadi cungpret berkerah yang terjebak dunia “rat race”. Dunia jilpat-jilpat-an dan tusuk-tusuk-tusuk-an, mengaburkan sesuatu yang salah, tapi pada akhirnya sama–sama tikus comberan juga.

Kalau mendadak di PHK baru deh nyadar itu stupid. Karena pemikiran itulah penulis selalu berpikir bagaimana dapat mencapai pensiun dini.

Cara Meraih Pensiun Dini

Pensiun dini dengan berhenti bekerja 100% bukanlah motivasi penulis. Nanti jadi pikun kalau tidak kerja 😋

Motivasi penulis adalah bagaimana memiliki dana pensiun yang cukup menurut standar penulis. Sayangnya penulis tidak memiliki rejeki menjadi anak orang kaya yang mewarisi harta berlimpah. Penulis harus berusaha sendiri mencapai dana pensiun impian tersebut.

Ditambah tantangan lainnya adalah budaya millenials penulis yang bikin susah nabung =P

Namun seandainya dana pensiun yang penulis impikan tercapai, bisa saja penulis tetap bekerja pada suatu korporasi. Namun itu karena didasarkan pada passion penulis, bukanlah demi menjaga dapur tetap ngebul.

Untuk mencapai target pensiun dini tersebut terdapat 3 cara yang penulis percayai dapat mendekatkan penulis pada mimpi tersebut

1. Investasi Berkala

Ini adalah cara klasik dan membosankan. Namun ini menjadi Plan B penulis, bila Miracle doesn’t happen, setidaknya dengan Plan B ini tetap dapat membawa penulis pada target pensiun dini walaupun ga dini–dini amat.

Investasi berkala ini dengan memperhitungkan kenaikan gaji kita sebagai cungpret setiap tahunnya dan return investasi dengan efek compounding dari hasil investasi jangka panjang.

Penulis pernah membahas pendekatan ini pada post kebebasan finansial 20x dan kebebasan finansial di usia muda.

investasi berkala sebagai salah satu cara pensiun dini

Kita menabung sedikit sedikit hingga menjadi bukit. Tentunya target ini tidak akan tercapai dalam waktu singkat saja, butuh kesabaran, bisa 10 tahun 15 tahun, bahkan lebih.

Tergantung dari yang sudah kita miliki saat ini dan berapa besar yang kita inginkan untuk mencapai pensiun dini tersebut.

Dalam kasus penulis, untuk memiliki dana pensiun sebesar 7 miliar dibutuhkan setidaknya 10 hingga 15 tahun. Itu dengan asumsi return investasi setahunnya diatas 20%, perjalanan yang panjang dan terjal tentunya.

2. Opportunity Once in a Life Time

Penulis selalu mengingat kata–kata dari mantan boss penulis:

“Setiap krisis selalu menciptakan orang kaya baru“

Doi cerita dulu mendapatkan tawaran mengambil alih salah satu media televisi di Jakarta pada krisis 98. “udah ada yang mau backingin!“ Sayangnya doi ga berani ambil tawaran tersebut, karena kebanyakan ngitung, karena saat itu buku nya itu tipi lagi merah (lesson learn: jangan pinter2 ngitung 😝  )

Akhirnya kesempatan tersebut diambil orang lain dan membuat orang itu menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia saat ini (ga perlu sebut nama la yaaah 😅 )

FYI : orang lain itu adalah cungpretnya boss penulis ini dulu hehehe

Mantan boss penulis ini jadi pecundang dalam peluang tersebut. Tapi ya doi setidaknya masih tinggal di Menteng, asset ada laaah puluhaan miliar, ga gagal-gagal amaat 😉

Namun cerita-cerita beliau banyak sekali memberikan inspirasi bagi penulis, banyaaak.

Ketika ada peluang sekali seumur hidup aka opportunity once in a lifetime, takeee iiiit!!!

peluang sekali dalam hidup

Kalau kita mau main aman, bisa saja menjalankan gaya hidup nabung sedikit sedikit hingga menjadi bukit. Namun untuk kalangan “Super Kaya” cara berpikir itu tidak berlaku.

Permainan mereka adalah bagaimana mengambil risiko besar yang dapat memberikan keuntungan jauh lebih besar.

Sayangnya kita yang berprofesi sebagai cungprett memiliki network yang terbatas dalam mendapatkan kesempatan – kesempatan tersebut.

Namun bukan berarti kita tidak memiliki kesempatan sama sekali.

Pasar saham merupakan mesin pengganda uang apabila kita memanfaatkannya pada momentum yang tepat. Misalkan jika kita masuk besar pada krisis 2008, berapa yang didapat?

Rata–rata dalam waktu kurang dari 5 tahun, saham-saham blue chip, kenaikannya bisa mencapai 1000%!!!

Jadi seandainya pada krisis 2008 kamu cemplungin duit di saham 500 juta, dalam waktu kurang dari 5 tahun duitnya jadi 5 miliar!!!

Apakah sekarang ini seperti 2008? kagak, jauuuh, belum waktunya guys.

Ketika waktunya tiba penulis pasti bakal post lengkap dengan alasannya!!!

3. Oportuniti pada Bisnis Startup Investasi

Ketika penulis keluar dari Asset Management 3 tahun yang lalu, salah satu pertimbangannya adalah membuat Startup yang berkaitan dengan wealth management terutama dalam hal investasi.

Karena alasan tersebut penulis pindah ke perbankan bagian wealth management-nya. Penulis merasa perlu tahu bisnis modelnya, prosesnya, dan apa saja yang perlu dikerjakan.

Semakin penulis tahu tentang praktiknya wealth management di perbankan semakin penulis yakin pada peluang startup di bidang investasi. Dalam benak penulis just matter of time akan adanya startup besar di bidang ini.

Demandnya ada dan besar. Pertanyaannya mediumnya apa yang diperlukan untuk membangun konektivitas ini, dan dari business sense apakah sudah justified, “bisa untung ga?? “

Sayangnya penulis tidak memiliki network, sponsor, dan partner yang kuat dalam mendukung impian penulis membangun startup ini (cemeen..cemeen..cemeen.. 😂😂😂)

Setelah penulis pertimbangkan, blog adalah medium yang paling realistis untuk penulis gunakan saat ini dalam membangun konektivitas tersebut. Walaupun penulis sadar keterbatasan dari blog (Baca : Orang Indonesia males baca, apalagi yang berat2 =P )

Penulis pernah mendapatkan tawaran untuk bergabung dengan startup dalam bidang investasi, dari orang yang sangat bonafit. Tapi kalo ga dikasi share, cuma jadi cungpret doank yaa sami mawoon hehehe.

Masih banyak yang bisa dieksplorasi untuk Startup wealth management, khususnya dalam bidang investasi.  Ini tetap menjadi impian penulis mendirikan perusahaan yang bergerak dalam bidang ini.

Sekaya kayanya kerja kantoran, ga ada apa-apanya sama yang sukses bisnis sendiri.

Kita hidup di Indonesia, pasarnya sangat besar. Penduduk 250juta dan kalangan middle class-nya 100juta, merupakan suatu keuntungan untuk pengusaha memiliki pasar sebesar itu.

Makanya kan China sama India banyak orang super kaya. Yaa karena pasar domestiknya sendiri sudah sangat besar.

Kalau sukses bisnis sendiri, tercapai lah dengan sendirinya target pensiun dini, ga perlu ngumpulin uang receh sampe belasan tahun hahaha ( miris 😂 )

Mencapai Target Pensiun Dini

Kita tahu terdapat beberapa peluang yang dapat membuat kita mencapai impian pensiun dini tersebut. Apakah sukses menjadi pebisnis, atau mengambil kesempatan ketika opportunity once in a lifetime itu datang.

Dan bila kedua kesempatan itu tidak terjadi, setidaknya dengan menabung sedikit sedikit kita sudah memiliki cukup investasi untuk meraih impian pensiun dini kelak.

Dalam membuat blog ini, penulis tidak memiliki minat untuk menulis artikel semacam 5 cara berhemat dalam 1 minggu dan semacamnya.

Semangat dari blog ini adalah pemikiran yang gamblang, straight to the point. Main aman bukan tempatnya di blog ini.

Penulis masih terus dalam perjalanan untuk mencapai impian pensiun dini tersebut. Dalam perjalanannya dengan kondisi yang ada dipasar penulis berbagi sudut pandang melalui blog ini.

Semoga dengan tulisan–tulisan ini memberikan pembaca sudut pandang baru dalam berinvestasi, dalam mengejar mimpi pensiun dini nya masing–masing.

Apabila terkadang tulisan penulis terlalu berat, atau pembaca masih sangat baru dalam berinvestasi, mau bertanya tanya, jangan ragu untuk email penulis langsung di slaveberdasi@gmail.com.

Keep up the power of sharing !!

 

6 Comments

  1. blogsabda September 18, 2018
    • kamidaruma September 18, 2018
  2. dani September 18, 2018
    • kamidaruma September 18, 2018
  3. Sayadarisini September 19, 2018
    • kamidaruma September 20, 2018

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.