Kebebasan Finansial

Apa yang Perlu Kamu Tahu tentang Program Rencana Pensiun Perusahaan?

Program rencana pensiun bisa saja kita buat sendiri, atau bisa dibuat secara kolektif, misalnya dalam satu perusahaan. Ya, kalau dibuat sendiri, berarti kita harus siap mengelolanya sendiri juga. Tapi, kalau perusahaan yang membuatnya, sebagai karyawan, kita tinggal ikuti saja ketentuannya. Lebih enak mana? Ya, biasalah pastinya, ada plus dan minusnya.

Nah, kali ini, kita akan ngomongin soal program rencana pensiun yang diselenggarakan oleh pemberi kerja.

Misalkan nih, misalkan, kamu hendak menginisiasi program ini di kantormu, atau mungkin kantormu menawarkan program seperti ini, maka penting buatmu untuk tahu cara kerjanya.

Program Rencana Pensiun dari Pemberi Kerja

rencana pensiun 1

Program ini merupakan salah satu program pensiun yang diberikan oleh pihak pemberi kerja atau perusahaan untuk karyawannya, yang berupa dana untuk ditabungkan. Jumlah dananya sendiri biasanya ada hitungan tersendiri sih, tergantung kebijakan masing-masing. Salah satunya berdasarkan berapa lama seseorang itu bekerja untuk perusahaan tersebut.

Umumnya memang perusahaan sudah secara otomatis mengikutkan karyawannya dalam JHT dan JP BPJS Ketenagakerjaan karena itu sudah jadi aturan pemerintah. So, rencana atau program ini mungkin jarang diselenggarakan, tapi tetap ada perusahaan yang memutuskan untuk menyelenggarakannya juga, sebagai pelengkap dari program pensiun yang sudah ada.

Tidak seperti program yang sudah disebutkan di atas, rencana pensiun sendiri tidak didanai dengan mengambil gaji dari karyawan. Bahkan sebaliknya, perusahaan akan memberikan uang lain yang khusus untuk dana pensiun ini, dan akan dibayarkan kepada karyawan pada saat pensiun nantinya.

Apabila saat ini kamu masuk ke dalam salah satu karyawan yang mendapatkan program pensiun seperti ini, maka kamu perlu memahami cara kerjanya yang tentu saja dapat membantu kamu untuk menentukan apakah pilihan program tersebut tepat atau tidak untuk kamu.

Apa Itu Program Rencana Pensiun?

Begini Cara Menghitung Net Worth untuk Memastikan Progress Finansialmu Sesuai

Seperti yang sudah dijelaskan pada paragraf pertama, program rencana pensiun adalah salah satu program pensium yang diberikan oleh perusahaan untuk karyawannya dalam bentuk penghasilan selama masa pensiun atau setelah berhenti bekerja. Program ini biasanya ada di perusahaan milik negara atau swasta, meski memang untuk perusahaan swasta sendiri sudah mulai jarang ditemukan.

Dalam rencana pensiun ini, karyawan akan mendapatkan penghasilan selama masa pensiun, dan jumlahnya pun tergantung dengan berapa lama masa kerja karyawan tersebut di perusahaan. Dan tentunya, penghasilan tersebut didanai oleh pihak perusahaan, bukan lagi oleh karyawan yang pensiun.

Bagaimana Cara Kerja Program Rencana Pensiun?

Pengeluaran Uang di Masa Pensiun Lebih Sedikit? Yakin?

Rencana pensiun tradisional adalah program pensiun yang memiliki manfaat pasti, program ini menjamin bahwa karyawan akan menerima sejumlah uang tertentu sesuai dengan masa kerja mereka pada saat pensiun. Dalam hal ini tentu saja karyawan bisa memastikan dan memprediksi pendapatan setiap bulannya yang akan mereka dapat setelah mencapai masa pensiun.

Biasanya, untuk program ini ada dua cara pembayaran yang dilakukan perusahaan kepada karyawannya. Mulai dari pembayaran penuh pada saat masa pensiun datang dan dihitung dari selama kamu mengikuti program ini. Atau dibayar bulanan dengan didasari rumus yang menghitung rata-rata dari gaji kamu pada tahun terakhir bekerja, dan beberapa komponen penghitungan lainnya.

Seperti sudah sempat disebutkan juga, bahwa dalam program pensiun seperti ini, perusahaan ikut berkontribusi untuk mendanai program pensiun karyawannya. Namun, mungkin karyawan juga akan memiliki beberapa pilihan untuk mengikuti program pensiun apa yang ingin diikuti. Dan itu adalah hak karyawan itu sendiri.

Lalu apa perbedaan program rencana pensiun dari perusahaan dan program pensiun dari pihak ketiga, misalnya dari BPJS Ketenagakerjaan, dan lainnya?

Rencana Pensiun vs BPJS Ketenagakerjaan

Menghitung Rasio Financial Independence: Sudah Mandirikah Kamu?

Program pensiun yang ada saat ini memang cukup membingungkan, karena program dari BPJS, Ketenagakerjaan bisa disebut sebagai program pensiun iuran pasti. Namun, ada beberapa perbedaan yang mungkin perlu kamu ketahui dari rencana dan program pensiun ini. Simak perbedaannya berikut ini.

Rencana Pensiun BPJS Ketenagakerjaan, dkk
Menjamin karyawan mendapatkan manfaat dengan jumlah yang pasti di masa pensiunTidak menjamin manfaat pensiun yang bersifat pasti bagi karyawan
Didanai oleh perusahaanKaryawan menyumbangkan sebagian dari gaji mereka untuk program pensiun ini
Karyawan mungkin diminta atau mungkin memilih untuk berkontribusi jugaMungkin sudah termasuk perhitungan sejak kamu masuk ke dalam perusahaan
Jarang menawarkan kendali kepada karyawan atas opsi investasiKaryawan dapat memilih di antara opsi investasi yang tersedia

Tidak Ada Garansi yang Dijamin Oleh BPJS Ketenagakerjaan

Menyiapkan Dana Pensiun di Masa Krisis

Seperti yang sudah diketahui, program dana pensiun dari BPJS Ketenagakerjaan adalah program pensiun dengan cara iuran. Tidak seperti rencana pensiun yang dananya dari perusahaan, jenis program ini tidak memberikan jaminan secara pasti jumlah pembayarannya, karena akan sangat tergantung pada imbal investasi.

Karyawan memberikan iuran sejumlah beberapa persen dari penghasilan atau gaji mereka ke akun yang sudah dibuat oleh perusahaan. Dan pihak perusahaan dapat memberikan kontribusi sebagian atau sepenuhnya milik karyawan ke akun tersebut. Kontribusi ini biasanya akan diinvestasikan, dan jumlah saldo akun dari karyawan akan mencerminkan investasi tersebut untung atau rugi.

Apakah Kamu Butuh Rencana Pensiun?

Review pajak DPLK dan reksadana

Untuk saat ini memang kamu tidak memiliki banyak pilihan untuk program pensiun. Di Indonesia sendiri ada beberapa program, mulai dari Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JT), BPJS Ketenagakerjaan, dan yang lain sebagainya.

Apabila kamu bekerja di perusahaan negeri atau yang bergerak di sektor publik seperti militer, kepolisian, atau sejenisnya, maka kemungkinan besar kamu akan menjadi peserta program pensiun ini secara otomatis. Sebanyak 91% pekerja yang berada di perusahaan negeri atau sektor publik pasti menjadi peserta program pensiun dibandingkan dengan perusahaan swasta yang persentasenya hanya 61%.

Lalu, apakah dengan kondisi saat ini kamu butuh menjadi peserta program rencana pensiun seperti ini? Kamu dapat mempertimbangkannya apabila:

  • kamu memiliki pendapatan yang terbatas pada saat pensiun tiba. Mendapat suntikan dana dari program pensiun ini mungkin akan dapat membantu kamu menjalani masa pensiun. Maka dari itu, dengan kondisi yang memang terbatas, kamu bisa mengajukan atau mengikuti program pensiun ini di perusahaan tempat kamu bekerja.
  • sudah nyaman dengan perusahaan tersebut dan ingin bertahan dalam jangka waktu yang panjang. Ketika kamu memilih bertahan untuk beberapa tahun atau bahkan seluruh karier kamu dihabiskan dalam satu perusahaan, maka ikut dalam program pensiun seperti ini adalah hal yang wajib.

Program Pensiun BPJS Ketenagakerjaan Bisa Jadi Alternatif Apabila Kamu:

  • Menginginkan pengeluaran pajak yang minim. Dengan mengikuti program pensiun seperti JHT, JT dari BPJS Ketenagakerjaan, dan lainnya maka kamu bisa menabung uang pensiun tanpa perlu terkena pajak. Strategi ini mungkin bisa digunakan oleh kamu yang memiliki penghasilan besar dan pengeluaran pajak yang cukup tinggi, namun menginginkan berada di dalam kelompok pajak yang lebih rendah pada saat masa pensiun tiba.
  • Memiliki rencana untuk sering berpindah perusahaan dalam beberapa waktu. Apabila kamu bekerja pada perusahaan swasta atau ingin berpindah bekerja ke sektor publik atau negeri, maka kamu perlu jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan ini, karena dengan pengurusan, program ini bisa dipindahkan sesuai kantor.
  • Ingin memiliki dana pensiun di masa depan. Kamu bisa menggunakan program ini sebagai pegangan kamu ketika masa pensiun datang. Karena memang, masa pensiun sendiri mewajibkan kita untuk memiliki uang untuk kehidupan kita sehari-hari tanpa bekerja. Syukur-syukur apabila kamu memiliki passive income yang lumayan.

Nah, semoga bisa sedikit mencerahkan bayangan mengenai dana pensiun ya.

Mau pilih membangun dana pensiun apa, tentu semua kembali lagi ke kondisi, kebutuhan, dan kemampuanmu.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.