Kebebasan Finansial

5 Sumber Passive Income yang Bisa Kamu Dapatkan di Tahun 2021

Sudah punya gaji atau penghasilan tetap dari pekerjaan 9 to 5? Bagus! Tetapi, pasti jauh di lubuk hatimu, kamu tahu bahwa kamu pengin penghasilan lebih. Uang lebih, yang kemudian memberikanmu kebebasan lebih. Kalau itu memang kamu mau, memiliki passive income is a must buat kamu.

Artikel ini akan kembali ngulik soal passive income; apa artinya dan dari mana saja bisa kamu dapatkan, sambil tetap mempertahankan pekerjaan penuh waktu kamu. So, pada akhirnya, kamu akan bisa mendapatkan lebih dari apa yang kamu impikan.

Apa Itu Penghasilan Pasif alias Passive Income?

Rule 72: Aturan Melipatgandakan Hasil Investasi yang Perlu Kamu Tahu

Passive income adalah uang yang kamu peroleh dengan tak mengharuskanmu melakukan banyak pekerjaan “aktif”. Intinya, kamu mungkin memang harus “bekerja” di awal, berusaha dan berupaya, tetapi hanya di awal proses. Kemudian kamu tinggal menunggu, hasil dari upaya kamu itu berbuah secara terus menerus dan memberikanmu penghasilan secara berkelanjutan.

Misalnya saja, kamu pengin membuat kos-kosan. Maka kamu perlu modal dan upaya untuk membangun properti di awal. Setelah propertinya siap, kamu sewakan pada orang-orang yang butuh tempat tinggal. Setelah dipotong untuk biaya pemeliharaan, misalnya, kamu pun mendapatkan penghasilan dari uang sewa ini.

Kamu mungkin pernah mendengar istilah, “Menghasilkan uang sambil tidur.” Nah, itu adalah implementasi dari passive income yang sudah dapat mengimbangi pengeluaran rutin seseorang.

Active VS Passive Income: Yang Mana yang Penting?

Begini Cara Menghitung Net Worth untuk Memastikan Progress Finansialmu Sesuai

Keduanya penting. Keduanya seimbang, dan keduanya sebisa mungkin harus kamu miliki demi kebebasan finansial yang hqq.

Pendapatan aktif, atau active income, adalah uang yang dihasilkan dari semua effort yang kamu lakukann saat ini. Kamu harus bekerja untuk mendapatkan uang. Kalau kamu berhenti, maka kamu juga tidak akan mendapatkan penghasilan. Kamu menukarkan waktu, tenaga, dan pikiran dengan uang.

Dan kemudian kamu punya passive income—penghasilan yang tak mengharuskanmu untuk bekerja secara aktif. Uang akan terus mengalir, selama sumbernya masih “hidup”. Kadang, kamu juga perlu modal—yang bisa kamu dapatkan dari penghasilan aktif—untuk kemudian dikonversi menjadi penghasilan pasif.

Dengan demikian, keduanya memang sama-sama penting dan berkaitan.

Berikut beberapa sumber passive income yang bisa kamu coba mulai dapatkan di tahun 2021.

5 Sumber Passive Income

passive income 1

1. Dividen

Emiten saham yang punya jadwal pembayaran dividen secara teratur mungkin tak memberikan apresiasi harga saham setinggi pure growth stocks, tetapi lebih cenderung menawarkan imbal yang stabil dan dapat diprediksi.

Inilah mengapa, jika kamu mencari passive income, maka saham jenis ini bisa jadi pilihan yang cocok.

Tapi, kalau soal surat berharga yang memberikan pendapatan tetap, bukankah obligasi juga sama?

Betul, tetapi obligasi hanya memberikan kupon tetap sesuai kesepakatan atau ketentuan di awal, sampai jatuh tempo, tanpa ada peluang untuk naik lagi. Sedangkan, saham—selama sahamnya masih kita miliki—bisa jadi besaran dividen akan meningkat, seiring laba perusahaan dan harga saham itu sendiri yang juga naik sesuai harga pasar.

Untuk saham lokal, emiten yang biasanya memberikan dividen secara rutin adalah emiten-emiten yang termasuk dalam blue chip. Begitu juga kalau kamu mengincar saham luar, kayak Coca Cola, Hormel, Genuine Parts, Procter & Gamble, dan Johnson & Johnson adalah contoh beberapa emiten yang rajin banget bagi-bagi dividen, bahkan dari tahun ke tahun selalu meningkat.

alternatif investasi saat bunga deposito turun

2. Properti

Bukan cuma sekadar beli rumah, terus berarti bisa langsung jadi aset aktif yang memberikan passive income sih. Tetapi, kamu bisa mendapatkan penghasilan pasif itu kalau propertinya bisa kamu sewakan pada orang lain.

Seberapa besar uang sewa sehingga bisa dianggap memberikan passive income? Ya yang pasti, lebih besar dari cicilan propertinya, kalau memang belinya dengan cara kredit. Minimal, nutup.

Harga sewa properti juga meningkat dari tahun ke tahun. Jauh melebihi angka rata-rata inflasi, sehingga hampir bisa dipastikan sewa properti ini akan memberikanmu arus kas yang positif. Seiring waktu juga, harga propertinya sendiri juga naik. Dengan demikian, kamu bisa mendapatkan keuntungan dari dua sisi yang berbeda, yaitu apresiasi modal dan laba bersih dari sewa. Di akhir cicilan—kalau kamu membeli properti dengan cara kredit—maka ada 2 opsi yang bisa kamu pertimbangkan: mempertahankan properti dan terus mendapatkan penghasilan dari sewa, atau menjualnya untuk kemudian mendapatkan laba yang besar.

Yah, kalau dilihat-lihat sih, properti ini enggak pure passive income juga, karena kamu akan butuh effort saat proses pembelian, mempersiapkannya hingga layak huni, ada juga biaya pemeliharaan, pun mesti effort juga untuk bisa mendapatkan penyewa.

5 Sumber Passive Income yang Bisa Kamu Dapatkan di Tahun 2021

3. Peer-to-Peer (P2P) Lending

P2P Lending juga bisa dipertimbangkan sebagai sumber passive income dengan imbal yang menarik loh.

Pemberi pinjaman akan memberikan pinjaman dana kepada orang yang butuh untuk berbagai tujuan. Hingga akhir periode peminjaman, akan ada bunga yang bisa didapatkan sebelum pokok pinjaman dikembalikan. Lumayan juga loh, karena imbalnya sangat lebih besar dibandingkan suku bunga perbankan.

Dalam P2P Lending, dikenal pinjaman konsumtif dan pinjaman produktif. Pinjaman konsumtif biasanya merupakan pinjaman yang diberikan pada perseorangan untuk berbagai keperluan. Sedangkan, pinjaman produktif biasanya merupakan pinjaman dana yang diberikan untuk bisnis atau perusahaan yang membutuhkan tambahan dana atau modal untuk berbagai keperluan bisnis.

Mana yang lebih baik? Keduanya sih oke, tetapi pinjaman produktif biasanya lebih menjanjikan imbal yang menarik dan cenderung lebih stabil, ketimbang pinjaman konsumtif.

Sekarang ini, semakin banyak platform P2P Lending bermunculan. Sayangnya, tak semua legit. So, sebaiknya cek dulu ke website OJK dan telusuri rekam jejaknya, sebelum kamu memutuskan untuk ikut mengembangkan dana di suatu platform P2P Lending.

Hanya berinvestasilah pada instrumen atau institusi resmi yang berada di bawah pengawasan OJK.

passive income 2

4. Royalti

Nah, ini barangkali adalah opsi mendapatkan passive income yang paling kurang familier dan tak banyak yang berminat. Bukan enggak berminat sih, tetapi bisa dibilang, hanya orang-orang tertentu saja yang sanggup melakukannya.

Bukan apa-apa, tetapi mereka yang bisa meng-generate passive income dari royalti biasanya adalah mereka yang memang punya daya kreativitas tinggi.

Misalnya saja seperti penulis buku, pencipta lagu, desainer, dan sejenisnya.

Mari kita bahas dulu dari penulis buku. JK Rowling—pasti pernah dengar namanya, bukan?—sekarang merupakan salah satu penulis buku paling sukses di dunia. Buku Harry Potter yang ditulisnya menjadi seri buku paling laris, yang memberinya royalti berjuta-juta dolar sejak awal diterbitkan sampai sekarang. Belum lagi, ia juga mendapatkan royalti dari filmnya dan segala macam official merchandise-nya.

Hal yang sama juga berlaku untuk pencipta lagu. Taylor Swift, misalnya. Ia membukukan royalti sebesar Rp 3 triliun, hanya dari streaming Spotify saja dalam waktu satu bulan.

Mungkin namamu tak sebesar JK Rowling atau Taytay, tapi kamu juga bisa melakukan hal yang sama kok. Misalnya saja, kamu adalah desainer web. Buatlah template-template web lucu dengan desain-desain menarik dan kekinian, lalu “titip” jual ke website-website penyedia jasa penjualan template website. Setiap kali ada orang yang mengunduh template yang kamu buat, kamu pun mendapatkan royalti.

Step By Step Menuju Financial Freedom Ala Dave Ramsey

5. Buat dan Jual Kursus Online

Sekarang juga banyak berkembang platform penyedia kursus online untuk berbagai ilmu dan keahlian yang bisa kamu manfaatkan juga untuk mendapatkan passive income.

Misalnya saja, Udemy.

Dari keahlian, minat, atau pengetahuanmu, kamu bisa membuat format kursus online—misalnya membuat video, juga modul dan worksheet atau semacamnya—kemas secara menarik dan unggah di platform mereka.

Untuk setiap kelas atau kursusnya, kamu akan mendapatkan penghasilan dari setiap orang yang ingin belajar sesuatu darimu.

Nah, itu dia 5 opsi sumber passive income yang bisa kamu pertimbangkan di tahun 2021. Gimana, siap untuk mulai membangun salah satunya sekarang? Atau mau kelimanya?

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.